Assalamualaikum. Wr. Wb.
Apa kabar anak-anakku sekalian? Bertemu lagi dengan ibu kali ini pembelajaran kita dalam bentuk blog. Ingat ya untuk selalu stay at home, belajar di rumah, dan kita doakan bersama semoga covid-19 ini segera berakhir seiring datangnya bulan suci Ramadhan. Sehingga kita bisa beraktivitas kembali dan belajar tatap muka seperti biasa. Amiin
Pada pertemuan kali ini kita akan belajar tentang materi terakhir Fisika di kelas XI semester genap ini yaitu Pemanasan Global. Ibu yakin kalian pasti sudah mendengar tentang materi kita ini atau yang lebih dikenal dengan global warming. Yuk kita simak bersama artikel yang ibu ambil dari Republika berikut ini.
Nah demikianlah tadi artikel yang membahas tentang pemanasan global. Penasaran kan? Ingin lebih tahu lebih lanjut tentang materi ini. Yuk kita masuk ke pertemuan 1.
| https://lingkunganhidup.co/pengertian-pemanasan-global-penyebab-dampak/ GAS RUMAH KACA MENINGKAT |
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabar mengenai perubahan iklim
dan pemanasan global, tak bisa lagi dianggap sebagai isapan jempol. Sebuah
studi dari Universitas Bristol menyebutkan, gas rumah kaca meningkat secara tak
terduga di atmosfer. Gas rumah kaca dapat menyebabkan pemanasan 12.000 kali
lebih banyak per ton daripada karbon dioksida.
Dilansir di laman CBC News, Rabu (22/1), studi yang dipimpin
oleh peneliti tamu universitas itu, Kieran Stanley melaporkan, produsen
utamanya adalah Cina dan India. Namun, kedua negara itu merupakan negara yang
paling banyak menghilangkan emisi gas.
Stanley melakukan pengambilan data dengan melakukan
pengukuran gas atmosfer di lima stasiun di seluruh dunia. Hasilnya menunjukkan
bahwa emisi HFC-23 atau trifluorometana mencapai rekor tertinggi pada 2018 dari
15.900 ton.
Menurut Nature Communications, angka itu jauh lebih tinggi
sekitar 2.400 ton emisi gas yang dilaporkan oleh Cina dan India untuk Program
Lingkungan PBB pada 2017 lalu. HFC-23 adalah produk sampingan dalam produksi
refrigeran HCFC-22, yang merupakan gas rumah kaca dan menghabiskan lapisan ozon.
Berdasarkan laporan Cina dan India, para ilmuwan telah
memperkirakan tingkat HFC-23 turun 90 persen antara 2015 dan 2017 dalam
pengukuran oleh Eksperimen Gas Atmosfer Global Lanjut. Meskipun demikian, para
peneliti memperkirakan perbedaan antara
emisi yang dilaporkan dan yang diukur selama periode itu, setara dengan semua
emisi karbon Spanyol selama satu tahun.
"Studi kami menemukan bahwa sangat mungkin bahwa Cina
belum berhasil mengurangi emisi HFC-23 seperti yang dilaporkan," kata
Stanley dalam rilis berita dari Universitas Bristol.
Sebagai alternatif, atau tambahan, kata dia, kemungkinan ada
produksi HCFC-22 yang tidak dilaporkan secara substansial di lokasi yang tidak
diketahui. Hal itu mengakibatkan produk sampingan HFC-23 yang tidak dilaporkan,
dibuang ke atmosfer.
HFC-23 yang diproduksi selama pembuatan HCFC-22 secara
tradisional dilepaskan ke atmosfer. Di bawah perjanjian internasional untuk
melindungi lapisan ozon, Protokol Montreal dan Amandemen Kigali 2016, HFC-23
yang dihasilkan seharusnya dihancurkan.
Namun, penghentian ini lebih lambat untuk negara-negara
berkembang, seperti Cina dan India. Aturan ini juga belum secara resmi berlaku.
Meskipun demikian, kedua negara melaporkan pengurangan.
India mengeluarkan peraturan pada 2016 yang mensyaratkan pembakaran
HFC-23. Para penulis studi baru
mengatakan lebih banyak pengukuran regional diperlukan untuk memverifikasi
apakah itu benar-benar terjadi.
(Sumber:
https://republika.co.id/berita/q4jguw368/gas-rumah-kaca-meningkat-di-atmosfer)
Nah demikianlah tadi artikel yang membahas tentang pemanasan global. Penasaran kan? Ingin lebih tahu lebih lanjut tentang materi ini. Yuk kita masuk ke pertemuan 1.
Kereeeeennn...
BalasHapusPembelajaran menarik ya untuk siswa.
Bagus bu
BalasHapusBagus bu
BalasHapusKecee
BalasHapusKeren buu
BalasHapusMakasih ibu ilmu pengetahuan nya
BalasHapusKeren bu, mudah dipahami
BalasHapusUh... Mantuls bu, materinya
BalasHapusKeren buuu
BalasHapusTerima kasih komentarnya anak-anakku. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian tentang Pemanasan Global.
BalasHapusYang kasih komentar boleh cantumin nama ya. Ibu lihat unknown semua ini.
Keren bu, mudah dipahami
BalasHapusBagus bu, mudah dipahami
BalasHapusGampang dimengerti buu
BalasHapusBagus bu, gampang dipahami
BalasHapusπππ
BalasHapusSering sering buu mantapππ»
BalasHapusKece bu
BalasHapusMantapz Buu
BalasHapusWah keren bu
BalasHapusWah keren bu
BalasHapus